Praktikum 4 (Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer)
Kali ini saya akan menjelaskan tentang Subnet Mask kemudian kita dapat
mengatur IP address. Kita akan membuat jaringan LAN dengan DHCP. Membuat simulasi Jaringan Wireless dan mengenal konfigurasi
dasar pada AccsesPoint dalam membuat Jaringan Wireless, dengan menggunakan
peralatan seperti biasa yaitu PC/Laptop dengan Sistem Operasi Windows, Software
Cisco Packet Tracer dan Kabel UTP. Berikut gambaran singkat subnet mask.
Prosedur Praktikum : :
a.
Jaringan Wireless Static
1. Pertama – tama buat topologi
seperti gambar berikut. Gunakan Access Point.
2. Untuk
menghubungkan PC dengan Access Point maka perlu mengubal modul PC dengan cara
klik pada PC lalu buka menu phsycal. Pada menu psycal kita bisa melihat gambar
fisik PC. Untuk mengubah modul default menjadi wireless interface maka kalian
perlu mematikan PC terlebih dahulu dengan menekan tombol power. Lalu tarik
modul default kekiri, kemudian drag modul WMP300N kedalam tempat modul default
tadi, dan jangan lupa nyalakan kembali. Lakukan cara ini pada semua PC yang
ada.
3. Setelah melakukan langkah 2 maka akan terlihat seperti
ini.
4. Setelah itu lakukan konfigurasi IP Address pada PC >
Dekstop > IP Configration > Static. Masukan IP Address berbeda – beda
pada semua PC.
5. Lakukan ping antara
PC satu dengan lainnya dengan cara klik PC > Dekstop > Command Prompt.
b. Jaringan Wireless DHCP
1.
Pertama – tama buat topologi seperti
gambar berikut.
2.
Lalu hubungkan Server, Router, Swtich dan
Access Point dengan kabel UTP.
3.
Untuk menghubungkan PC dengan Access
Point maka perlu mengubal modul PC dengan cara klik pada PC lalu buka menu
phsycal. Pada menu psycal kita bisa melihat gambar fisik PC. Untuk mengubah
modul default menjadi wireless interface maka kalian perlu mematikan PC
terlebih dahulu dengan menekan tombol power. Lalu tarik modul default kekiri,
kemudian drag modul WMP300N kedalam tempat modul default tadi, dan jangan lupa
nyalakan kembali. Lakukan cara ini pada semua PC yang ada.
4.
Setelah itu koneksikan dengan Access
Point yang ada. Disini access point sudah saya ganti SSID-nya dengan nama yang
berbeda dari default. Untuk mengganti nama SSID cukup klik Access Point >
Config > Port1. Pada port 1 kalian bisa lihat SSID wifi tersebut dan dapat
menggantinya.
5.
Koneksikan semua PC pada access point
terdekat dengan cara klik PC > Dekstop > PC Wireless > Connect. Lalu pilih
SSID yang terdekat. Lakukan pada semua PC maka akan terlihat seperti ini.
6.
Lakukan konfigurasi IP Address pada
Router dengan cara klik Router > Config > Interface. Atur kedua
GigabitEthernet0/0 dan GigabitEthernet0/1 dengan IP address yang berbeda dan
gunakan Subnet Mask 255.255.255.248 untuk 8 Host. Disini saya menggunakan
192.168.1.1 untuk 0/0 dan 192.168.2.1 untuk 0/1. Dan jangan lupa untuk
mencentang Port Status menjadi ON.
7.
Setelah itu lakukan konfigurasi pada kedua
server dengan cara klik Server > Services > DHCP. Masukan Default
gateaway sama dengan port keluaran dari router karena server 1 berasal dari
port 0/0 maka isi dengan 192.168.1.1. Lakukan juga server yang ke 2. Isi start
IP Address dan Subnetmask server1 dan server2 sama seperti gambar dibawah ini. Jangan
lupa service di ON-kan.
8.
Lalu lakukan konfigurasi IP pada server
dengan cara klik Server > Dekstop > IP Configuration. Masukan IP server
seperti gambar dibawah untuk server1 dan server2
9.
Kemudian atur semua IP Address PC
menjadi pengaturan DHCP dengan cara klik PC > Dekstop > IP Configuration.
Lalu klik pada button DHCP.
10.
Lalu test ping pada masing – masing PC
dengan cara klik PC > Dekstop > Command Prompt. Masukan ping yang ingin
dituju.
















Komentar
Posting Komentar